Sering
dapat pertanyaan dari famili atau kerabat dekat, "Eka kalau sudah besar
mau jadi apa?" atau "Cita-cita nanti mau jadi apa?"
Selalu
dijawab dengan, "Mau jadi Insinyur... Insinyur Pembangunan."
Entah
dapat ide dari mana waktu itu, tapi itulah yang selalu jadi jawaban standar
setiap ada orang dengan pertanyaan sejenis. Padahal sebenernya waktu itu have
no idea apa itu insinyur pembangunan. Dan emangnya ada ya insinyur
pembangunan? :D
Mungkin
bisa jadi itu ide contekan dari ortu or kakak, haha…
Anyway…entah
kenapa, perjalanan hidup dari mulai TK, SD, SMP, SMA, kuliah, tanpa disadari
menggiring ke arah itu, padahal ga ada motivasi secara sadar. Malah cita-cita
waktu kecil itu baru keingetan lagi sekarang-sekarang aja. It was just
naturally flowing… Seperti mengikuti aliran sungai yang sudah jelas arahnya.
And
here I am, work as an engineer, a mechanical engineer atau insinyur mesin. Well
not exactly "Insinyur pembangunan" :D tapi ya….boleh lah ya.
Kerjaan sekarang emang membangun sesuatu koq, haha…
Well...
mission accomplished dong ya?
Turns
out pertanyaan itu sangat sulit dijawab. Karena ternyata sungai-sungai yang
dulu ada itu, bukan mengarahkan ke suatu tujuan yang statis, tapi mengalir ke
suatu samudera yang luas. Samudera dengan berbagai pilihan tujuan.
Entah
kenapa selalu ada neuron-neuron liar yang melompat kesana-kemari, yang terus
membisikkan hal yang sama, "Did God created me for this? Or could it be
for something else?"
Mengapa
darah seperti bergejolak saat membaca atau berdiskusi tentang eksplorasi ruang
angkasa, NASA, teori relativitas Einstein, space-time dragging, teori quantum,
particle accelerator, CERN, origin of life, sejarah peradaban manusia,
arkeologi, neuroscience, ruh, jiwa, jinn, dan yang paling menakjubkan adalah…
ayat-ayat Qur'an. Entah kenapa, banyak sekali menemukan ayat-ayat Qur'an yang
seolah-olah menyentil /menyindir kepada kita sebagai makhluk berakal dengan
pertanyaan-pertanyaan yang mengarahkan untuk mempelajari topik-topik itu.
Pertanyaan2
seperti: "Apakah kamu tidak memperhatikan?" atau "Apakah kamu
tidak berpikir?" atau "Apakah kamu tidak mengambil pelajaran?"
atau "Apakah kamu tidak memahami?"
Pertanyaan2
yang seperti memberi clue atas suatu teka-teki. Suatu teki-teki Maha Besar.
Kembali
ke masalah profesi, memang profesi yang bisa menjawab passion2 seperti ini
mungkin does not exist, Qur'an-Science Researcher, kind of :D
Or
it does exist?
Kalo
beneran ada, that's probably my next career objective.
Cita-cita
saat ini….
So, here's my personal research collection:
History of Us
Seri artikel pendek bersambung ini dimulai dari rasa penasaran saya terhadap asal muasal manusia. Sumber informasi yang bisa menjawab itu saya dapatkan dari 2 sumber yaitu Al-Qur'an dan Science. Namun sayangnya keduanya saat ini terlihat bertolak belakang. So, saya mencoba mengajak pembaca untuk meninjau ulang teori evolusi yang selama ini sudah dianggap hard science. Padahal teori ini minim bukti. Read more
Hidden Code in Al-Qur'an
Ketika ternyata, Al-Qur'an adalah kitab yang terstruktur secara matematis (mathematically structured book). Read more







0 comments:
Post a Comment