About Eka Pratama


25 Tahun yg lalu… (or so..)
Sering dapat pertanyaan dari famili atau kerabat dekat, "Eka kalau sudah besar mau jadi apa?" atau "Cita-cita nanti mau jadi apa?"
Selalu dijawab dengan, "Mau jadi Insinyur... Insinyur Pembangunan."
Entah dapat ide dari mana waktu itu, tapi itulah yang selalu jadi jawaban standar setiap ada orang dengan pertanyaan sejenis. Padahal sebenernya waktu itu have no idea apa itu insinyur pembangunan. Dan emangnya ada ya insinyur pembangunan? :D
Mungkin bisa jadi itu ide contekan dari ortu or kakak, haha…

Anyway…entah kenapa, perjalanan hidup dari mulai TK, SD, SMP, SMA, kuliah, tanpa disadari menggiring ke arah itu, padahal ga ada motivasi secara sadar. Malah cita-cita waktu kecil itu baru keingetan lagi sekarang-sekarang aja. It was just naturally flowing… Seperti mengikuti aliran sungai yang sudah jelas arahnya.

And here I am, work as an engineer, a mechanical engineer atau insinyur mesin. Well not exactly "Insinyur pembangunan" :D tapi ya….boleh lah ya. Kerjaan sekarang emang membangun sesuatu koq, haha…
Well... mission accomplished dong ya?

Turns out pertanyaan itu sangat sulit dijawab. Karena ternyata sungai-sungai yang dulu ada itu, bukan mengarahkan ke suatu tujuan yang statis, tapi mengalir ke suatu samudera yang luas. Samudera dengan berbagai pilihan tujuan.
Entah kenapa selalu ada neuron-neuron liar yang melompat kesana-kemari, yang terus membisikkan hal yang sama, "Did God created me for this? Or could it be for something else?"

Mengapa darah seperti bergejolak saat membaca atau berdiskusi tentang eksplorasi ruang angkasa, NASA, teori relativitas Einstein, space-time dragging, teori quantum, particle accelerator, CERN, origin of life, sejarah peradaban manusia, arkeologi, neuroscience, ruh, jiwa, jinn, dan yang paling menakjubkan adalah… ayat-ayat Qur'an. Entah kenapa, banyak sekali menemukan ayat-ayat Qur'an yang seolah-olah menyentil /menyindir kepada kita sebagai makhluk berakal dengan pertanyaan-pertanyaan yang mengarahkan untuk mempelajari topik-topik itu.

Pertanyaan2 seperti: "Apakah kamu tidak memperhatikan?" atau "Apakah kamu tidak berpikir?" atau "Apakah kamu tidak mengambil pelajaran?" atau "Apakah kamu tidak memahami?"
Pertanyaan2 yang seperti memberi clue atas suatu teka-teki. Suatu teki-teki Maha Besar.

Kembali ke masalah profesi, memang profesi yang bisa menjawab passion2 seperti ini mungkin does not exist, Qur'an-Science Researcher, kind of :D
Or it does exist?
Kalo beneran ada, that's probably my next career objective. 
Cita-cita saat ini….

So, here's my personal research collection:

History of Us

Seri artikel pendek bersambung ini dimulai dari rasa penasaran saya terhadap asal muasal manusia. Sumber informasi yang bisa menjawab itu saya dapatkan dari 2 sumber yaitu Al-Qur'an dan Science. Namun sayangnya keduanya saat ini terlihat bertolak belakang. So, saya mencoba mengajak pembaca untuk meninjau ulang teori evolusi yang selama ini sudah dianggap hard science. Padahal teori ini minim bukti. Read more

Hidden Code in Al-Qur'an

Ketika ternyata, Al-Qur'an adalah kitab yang terstruktur secara matematis (mathematically structured book). Read more

Seri Tafakur (coming soon)

Are We Real (coming soon)

0 comments:

Post a Comment